Data Kita yang dimiliki oleh Perusahaan Teknologi

KuReview – Perusahaan seperti Facebook, Alphabet, Amazon dan Apple merupakan beberapa perusahaan teknologi raksasa yang telah merajai dunia internet sehingga kita menggunakan layanan yang disediakan oleh perusahaan teknologi tersebut. Tak terlepas dari berbagai ekosistem misalkan Alphabet dengan mesin pencari, email dan penyimpanan daringnya. Facebook dengan sosial medianya yang menjamu seperti Instagram dan pesan instant seperti Messenger dan Whatsapp. Amazon dengan layanan cloud service, jual barang serta Apple dengan pasarnya iOS dan MacOS yang memerlukan akun iCloud.

Sayangnya, skandal layaknya Cambridge Analytica scandal sampai transparansi of Apple’s supply chain, membuktikan bahwa perusahan tersebut tidak benar-benar peduli terhadap data-data yang dimiliki oleh perusahaan besar tersebut. Bahkan memang bisa dikatakan, merekalah perusahaan teknologi yang mendapatkan keuntungan dari “Personal Data” kita.

Lantas, Apa yang perusahaan teknologi raksasa ketahui?

Melansir dari Visual Capitalist, saya mendapatkan infografik yang cukup menarik mengenai perusahaan teknologi yang diketahui memiliki data kita. Apa yang mereka koleksi dari data kita. Berikut ini infografik perusahaan teknologi yang menggunakan data kita :

 

Walaupun pada kasus tertentu kita merasa tidak memasukkan data diri kita ke perusahaan tersebut, namun ada kalanya perusahaan teknologi tersebut dengan kecerdasaan bautan saat ini mampu memprediksi diri kita tanpa perlu kita ceritakan siapa kita kepada perusahaan teknologi tersebut.

Tentu saja data data yang dikoleksi perusahaan teknologi tersebut termasuk data data yang selayaknya mereka miliki. Seperti data nama, tanggal lahir, lokasi daerah untuk Alphabet guna optimasi penggunaan data tersebut di Search Engine atau Email. Seperti Facebook untuk data nama, tanggal lahir, wajah untuk optimasi penggunaan data jejaring sosial media sehingga bisa merekomendasikan.

Sayangnya, saya kira ada beberapa data yang tak patut untuk diketahui. Misalkan saja

  1. Facebook mengetahui pandangan kita mengenai politik, agama dan etnis.  Bahkan mengetaui gaji kita untuk ekosistem personal data
  2. Beberapa platform meminta document, email serta beberapa hal lain walaupun metadatanya
  3. Facebook dan Microsoft menyimpan wajah kita berdasarkan foto yang kita unggah

Menurut kawan sendiri, data apa saja yang seharusnya tidak usah perusahan teknologi tersebut datapatkan? Tulis dikomentar bila kamu memiliki pendapat mengenai data apa saja ya!

Sayangnya, data data yang dikoleksi ini berdasarkan privacy policy mereka. Bayangkan saja, data apa saja yang lain tanpa seijin kita? Mark , pendiri Facebook saja menempelkan sticker pada CAM laptopnya. Bagaimana dengan kamu?

Oh ya, baca juga cerita saya mengenai event tahunan yang digelas STASION Malang yaitu STASION FESTIVAL Bag 1 dan STASION FESTIVAL Bag 2

Artikel ini merupakan artikel terjemahan dengan beberapa perubahan.

Artikel asal berasal dari

Visual Data Capitalist : Here;s What Tech Company Know About You

Tagged , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *