Inilah Alasan Kita Harus Bekerja di Perusahaan Rintisan / Startup

Workspace, fist bump, fist and hand HD photo by rawpixel (@rawpixel) on Unsplash

Photo by @rawpixel on Unsplash

KuReview – Startup / Perusahaan rintisan digital adalah sebagai perusahaan yang belum lama beroperasi, yang sebagian besarnya merupakan perusahaan baru didirikan, berada dalam fase pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang tepat(Wikipedia). Tentu saja, perusahan perusahaan tersebut juga merupakan perusahaan yang bergerak dibidang digital.

Bila perusahaan tersebut berada dalam fase pengembangan, lantas kenapa kita harus bekerja di perusahaan rintisan digital / startup ? Ada beberapa alasan yang mendasari kita bekerja di startup seperti yang banyak dijawab oleh para Quorawan/Quorawati di Quora Indonesia. (Mengapa bekerja di Perusahaan Rintisan?) Namun, saya memiliki beberapa pandangan berdasarkan pengalaman saya dan ketika sedang ngopi bersamaa teman teman saya yang bekerja dalam di Startup.

1. Lebih Banyak Tantangan

Bila perusahaan sudah besar, maka perusahaan tersebut sudah stabil. Sudah ada pemasukan dan pengeluaran yang pasti dan jaminan akan kesejahteraan hidup bagi para karyawan dan timnya. Namun, berbeda dengan perusahaan rintisan / startup yang masih berkembang atau memulai dari 0 sebagai seorang co-founder atau tim inti dalam sebuah startup dimana kita bisa memberikan hal yang lebih kepada startup dari tugas inti kita. Misalkan saja tugas utama kita menjadi seorang developer web namun juga membantu tim untuk marketing di sosial media. Hal ini tentu saja akan meningkatkan jumlah jam kerja kita namun juga memberikan pengalaman yang tak ternilai dimana kita bisa mengasah kemampuan kita didunia industri secara langsung.

2. Perusahaan Rintisan Berkembang, Begitu Pula diri kita

Tentu saja, seiring berjalannya waktu. Startup tempat kita bernaung akan berkembang atas usaha dan jeri payah oleh para tim dalam startup tersebut sehingga semakin berkembangnya Startup, maka kemampuan kita juga akan semakin berkembang. Menambah karyawan baru, kita bisa fokus pada tugas inti kita dan lebih mendalami / meningkatkan kualitas pelayanan dari produk yang kita miliki. Tidak hanya itu, berkembangnya diri kita juga didorong oleh berkembangnya seluruh karyawan di Startup dimana tidak adanya persaingan untuk memperebutkan posisi melainkan bekerja sama untuk mempertahankan dan mengembangkan startup tempat bekerja.

3. Merasa Memiliki

Semakin banyak kontribusi yang kita berikan kepada startup, membuat kita merasa memiliki akan produk. Tak hanya itu, kita yang berjuang bersama dengan teman-teman di startup akan memiliki ikatan sebagai sebuah keluarga baru dimana rasa suka maupun duka yang telah dialami bersama membuat kita memiliki persaan cinta akan startup tempat kita bekerja sehingga ada kalanya, kita bisa memberikan lebih kepada startup, bekerja dengan suka cita dan peduli akan kesuksesan maupun kegagalan yang akan dialami oleh startup

4. Jenjang Karir

Tentu saja, karir kita akan berkembang seiring dengan kemampuan dan berkembangnya startup tempat kita bekerja. Sehingga pengalaman kita akan sangat berharga ketika startup melebarkan sayapnya dengan merekrut karyawan baru, meningkatkan performa dari produk hingga akan ada hal hal baru yang harus kita pelajari sehingga akan meningkatkan karir kita karena telah memiliki pengalaman dan pengetahuan baru. Kita memiliki nilai / value yang tinggi di startup tempat kita bekerja.

5. Ekosistem Positif

Menggunakan metode terkini yang lebih fleksibel seperti menggunakan Agile Metodelogi untuk mengerjakan proses pekerjaan membuat sebuah perangkat lunak merupakan salah satu hal yang sangat positif dimana tidak ada tekanan terhadap para karyawan startup. Bahkan, bisa diberikan kesempatan untuk bekerja remote dan terhindar dari waktu perjalanan ke kantor atau kemacetan. Bisa juga pula, tidak adanya persaingan namun bekerjasama membangun produk yang baik untuk kesehatan startup dan saling memberi kepada teman kantor untuk bisa meningkatkan produktifitas dalam bekerja membuat kita akan betah dan bahagia bekerja.

Saya rasa, 5 hal itu cukup menjadikan alasan bagi kita generasi Milenial untuk bekerja di startup daripada di korporasi / perusahaan konvensional lainnya. Tentu saja, bekerja distartup juga ada kelemahan / nilai minusnya jika dibandingkan dengan perusahaan konvensional. Namun, nilai minus tersebut tidaklah buruk dibandingkan keuntungan atau manfaat yang didapat apabila bekerja didunia startup.

Lantas, bagaimana pendapatmu mengenai bekerja distartup? ataukah kamu memiliki pandangan lainnya apabila bekerja didunia startup? ataukah menurutmu bekerja didunia startup tidak menguntungkan?

Baca pula tulisan yang lain seperti Catatan NolSatu: Kelas Orientasi dan Rilis Bash 5.0 beserta Fiturnya

Reference :

  1. Certami
  2. Quora
  3. Wikipedia

Tagged , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *