User Environment pada Linux

Bash 4.4

Identifikasi User Saat ini

Seperti yang kita ketahui bersama, Linux bisa memiliki banyak user dalam bersamaan. Sehingga user bisa log-in dalam waktu bersamaan. Sehingga ada beberapa perintah untuk bisa identifikasi user saat ini dengan

  1. whoiam : identifikasi user saat ini
  2. who : list user yang saat ini sedang log-in

ketik perintah who -a untuk memberikan informasi lebih detail

User Startup File

User Startup Files
Startup file pada Shell

Kita bisa mengkonfigurasikan sendiri untuk startup user environment. File pada direktori /etc mendefinisikan segala environment pada semua user. Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh startup file :

  • Customizing prompt
  • Definisikan command line shortcuts dan alias
  • Mengatur default text editor
  • Setting path

Order of Startup Files

Aturannya, ketika kita mengalakan Linux kita, maka file yang akan dibaca dan dieksekusi ada pada /etc/profile. Lalu pada file berikut ini (bila file tersebut ada) :

  1. ~/.bash_profile
  2. ~/.bash_login
  3. ~/.profile 

dimana ~/. merupakan direktori dari pengguna. Penjelasannya saat pengguna masuk kedalam Linux, file akan membaca ~/.bash_profile dan mengabaikan direktori lainnya. Namun, beberapa distribusi akan ada beberapa perbedaan dalam startup file.

Namun, setiap kali kita membuat shell baru, atau jendela terminal, dll., kita tidak perlu perform a full system login; hanya file bernama ~/.bashrc yang dibaca dan dievaluasi. Meskipun file ini tidak dibaca dan dievaluasi bersama dengan shell login, sebagian besar distribusi dan / atau pengguna menyertakan file ~ / .bashrc dari salah satu dari tiga file startup yang dimiliki pengguna sesuai dengan urutan.

Order of the Startup Files
Prioritas dalam membaca pengaturan pada profile

Membuat Alias

Kita bisa membuat atau merubah perintah dengan membuat Alias. Beberapa bisa berada di ~/.bashrc sehingga akan tersedia kepada setiap command shell yang kita miliki.

Ketik alias untuk bisa semua alias yang sudah dibuat

Creating Aliases
Perintah Alias pada terminal

Dasar Pengguna dan Grup

Semua pengguna Linux pasti memiliki  unique user ID (uid). Linux menggunakan grup untuk mengorganisasikan pengguna. Grup berisikan beberapa user yang memiliki permission yang berbeda beda. Control grup berada pada /etc/group/ file. dimana menunjukkan list grup dan member mereka.

Secara default, setiap pengguna berada pada grup utama. Ketika pengguna login,ketika anggota grup login, member grup tersebut akan memiliki hak akses yang sama dan previlage yang sama. Bila ingin merubahnya maka bisa dirubah pada level grup. Pengguna juga memiliki satu / lebih grup ID(gid), termasuk default yang sama dengan user ID. Nomor ini diasosiasikan dengan nama yang sama pada file /etc/passwd dan /etc/group.

Contohnya, /etc/passwd berisikan george:x:1002:1002:George Metesky:/home/george:/bin/bash dan /etc/group berisikan george:x:1002.

Basics of Users and Groups
cek profile user

Menambah dan Menghapus Pengguna

Distribusi Linux secara GUI memiliki cara yang mudah untuk menghapus atau menambahkan pengguna. Namun, akan lebih mudah bila melakukannya melalui CLI. Karena hanya root saja yang bisa menghapus dan menambahkan pengguna.

Menambah pengguna bisa dengan menggunakan useradd dan menghapus pengguna menggunakan userdel. Contohnya bila ingin menambah pengguna dengan nama bjmoose dilakukan dengan:

$ sudo useradd bjmoose

sedangkan untuk openSUSE, useradd bukan termasuk normal user PATH, sehingga perintah seharusnya:

$ sudo /usr/sbin/useradd bjmoose

secara default, direktori untuk home ada di /home/bjmoose, isinya nanti akan diisi oleh file-file yang basic (dikopi dari /etc/skel) dan akan menambahkan beberapa baris ke /etc/passwd seperti:

bjmoose:x:1002:1002::/home/bjmoose:/bin/bash

dan mengatur untuk default shell pada /bin/bash. sedangkan untuk menghapus pengguna bisa denga perintah userdel bjmoose. .Sayangnya hal ini akan meninggalkan direktori /home/bjmoose tetap utuh. Mungkin penghapusan dengan cara tersebut akan efektif bila ingin menonaktifkan pengguna. Untuk menghapus secara permanen termasuk direktori pada /home maka gunakan -r option pada userdel.

Mengetikkan id akan memberikan kita informasi mengenai pengguna seperti berikut:

$ id
uid=1002(bjmoose) gid=1002(bjmoose) groups=106(fuse),1002(bjmoose)

Bila diberikan argumen berupa nama user maka akan memberikan informasi user tersebut.

Adding and Removing Users
Pengaturan user pada Linux dengan CLI mode

NB: Artikel ini merupakan series dari Belajar Linux Dasar

Referensi :

Linux Course from Linux Foundation


Tagged , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *