Cek Produktivitas dengan Rescue Time

KuReview – Sudah sejak lama saya menggunakan Rescue Time untuk mengukur produktivitas saya dalam melakukan pekerjaan dan kode selama beberapa bulan ini. Apalagi , setelah saya berhasil menginstall Rescue Time pada Arch Linux saya.

Bagi yang belum tahu, Rescue time merupakan perangkat lunak yang membantu kita untuk mengetahui jumlah produktivitas kita berdasarkan waktu yang telah kita habiskan untuk mengakses sebuah situs atau menggunakan aplikasi lain. Misalnya saja pada hari ini saya setidaknya telah login selama kurang lebih 6 Jam.

Produktivitas saya selama jam kerja

Untuk bisa mendapatkan data-data tersebut ada 2 hal yang harus kita lakukan. Yaitu installasi pada Operating Sistem kita. Bila kamu pengguna Arch Linux bisa memakai packages pada repositori komunitas disini. atau dengan bisa install perintah :

yay rescuetime

Lalu seperti biasa tinggal pilih All dan install seperti pada umumnya. Sedangkan untuk Windows dan MacOS bisa melalui halaman Rescue Time https://www.rescuetime.com/download

Selesai. Cukup simpel untuk bisa menginstall aplikasi Rescuetime agar bisa tracking penggunakan aplikasi di operating sistem kita. Selanjutnya, kita tinggal install rescuetime di peramban bawaan kita. Saya sendiri menggunakan Chromium sehingga install extension di sini.

Ketika proses install selesai. Kita cukup untuk login pada aplikasi / extension kita. Bila teman-teman tidak memiliki akun di Rescuetime bisa melakukan pendaftaran melalui situs register pengguna gratis. Yup, pengguna gratis karena Rescuetime juga memiliki fitur-fitur lebih untuk digunakan kepada orang-orang yang mau berlangganan Rescuetime sekitar 9$ setiap bulannya atau setara dengan Rp 130.000.

Review Rescue Time :

Kelebihan :

  1. Informasi Situs dan Aplikasi. Informasi yang diberikan cukup memberikan kita Insight ketika kita menggunakan seluruh perangkat kerja kita. Seperti VS Code, Postman, Zeplin serta situs situs penting lainnya yang membantu kita dalam menyelesaikan masalah.
  2. Informasi waktu. Selain informasi aplikasi dan situs, Rescuetime juga memberikan insight kepada kita mengenai waktu yang telah kita habiskan saat kita login ke Rescuetime. Sehingga bila kita install di OS dan Extension, semua aplikasi kita bisa terinkronisasi.
  3. Summary Waktu bekerja dan luar jam kerja. Ini paling penting. Saya bisa mendapatkan informasi mengenai aplikasi apa saja yang saya gunakan saat berada pada jam kerja dan diluar jam kerja. Bahkan saya mendapatkan laporan mengenai perkembangan jam dari awal hingga akhir.

Kekurangan :

  1. Kenyataannya saya menyalakan komputer paling telat adalah jam 09.00 sampai jam 16.00 setidaknya ini sekitar 7 Jam. Namun, hanya terbaca 6 Jam saja. Lantas dimana 1 Jam lainnya ? Saya sendiri tidak tahu. Padahalan, waktu 1 jam tersebut cukup lama. Bisa masuk produktivitas atau malah disctraction
  2. Tidak semua distraction. Ya sebut saja Google, Youtube dan pencarian yang lainnya. Sebab, saat ke Google dan Yotube pun kita mencari beberapa Tutorial, problem solving serta permasalahan lain yang tidak bisa kita pecahkan sendiri.
  3. Perlu pengkategorian. Beberapa situs yang dikunjungi belum terkategorikan disctraction atau masuk pada produktivitas. Sebut saja website saya, situs kantor dan beberapa situs tutorial lainnya yang belum dimasukkan kategori apapun. Namun, tentu saja kita bisa mengaturnya sesuai dengan keinginan kita. Apakah ini kategori produktif atau hanya gangguan saja.

Jadi Rescuetime memang tidak bisa dijadikan patokan 100% mengenai produktivitas kita. Namun, bisa dijadikan referensi kita sejauh mana kita menggunakan waktu yang ada, berapa jam kita gunakan untuk ini itu dan selanjutnya kita bisa membuat keputusan mengenai cara cara yang bisa kita tempuh untuk meningkatkan produktifitas kita.

Yah itu aja cerita saya mengenai penggunaan Rescuetime untuk saya dan bagaimana pandangan saya / ulasan saya mengenai Rescuetime. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *