Review Beta Apps : Session

Session Log

Beberapa hari yang lalu, Session membuka Beta Tester untuk mencoba aplikasi terbarunya yaitu FocusTimer v1.27. sebuah aplikasi yang bisa dibilang untuk tracking produktifitas, manajemen waktu kita.

Kalau mungkin mencari aplikasi serupa, mungkin bisa disandingkan dengan Extension Chrome dengan nama

Marinara: Pomodoro® Assistant

Marina Pomodoro

Tautan : Pomodoro

Block Site – Website Blocker for Chrome™

Web Block

Tautan : Block Site

Beberapa kesamaan dalam aplikasi Session dengan 2 ekstensi tersebut bisa dilihat dari beberapa fiturnya seperti

  • Siklus Pomodoro 25 Menit – 5 Menit – 25 Menit – 5 Menit – 25 Menit – 30 Menit
  • Blocking Website (Tidak ada di Pomodoro)
  • History (Tidak ada di Block Site)

Nah dari sini terlihat fitur pada Session lebih banyak daripada kedua extension tersebut dan ya, aplikasi ini Native di MacOS.


Fitur Session

Pertama, kita akan melihat fitur aplikasi ini seperti yang sudah saya singgung sebelumnya yaitu beberapa fitur utama

  • Fitur siklus pomodoro + Catatan
  • Website Block
  • History Siklus
  • Penambahan Session Manual

Secara umumnya kalau sudah pernah menggunakan fitur siklus pomodoro, maka akan terbiasa kita dengan siklus 25-5-25-5-25-5-30. Kurang lebih siklusnya seperti itu, maka kita akan terbiasa dengan aplikasi Session ini. Karena aplikasi ini akan mengingatkan kita disaat kita sedang bekerja dan meminta kita istirahat untuk sejenak.

Kita bisa melihat pula history siklus apa saja yang sudah kita lakukan seperti yang saya lakukan sebelumnya. Pada history siklus, bisa mengetahui siklus apa saja yang telah kita lakukan. Berbeda dengan Pomodoro / Website block dimana kita tidak bisa mengetahui “Pekerjaan” yang sedang kita lakukan pada setiap siklus maka Session menyajikan data pekerjaan apa saja yang telah kita lakukan selama siklus tersebut. Apakah bekerja, menulis atau malah bermain ?

Siklus Pomodoro pada Session

Tampilan pada aplikasi juga memudahkan kita. Kita tidak terlalu disuguhi untuk setup waktu Pomodoro atau hal mengganggu lainnya. Sehingga saat kita ingin segera malakukan sebuah aktifitas. Kita cukup membuka Apps dan menekan tombol “Start Session” dan session kita sudah dimulai.

Memulai Session

Nah, fitur yang sangat saya tunggu dan harapkan adalah layaknya Website Block Extension di Chrome, yaitu bisa memblokir situs di Google Chrome.

List Website Block

Selain itu kita bisa pula mengatur setiap session, waktu istirahat dan daily session target ada berapa. Jadi kalau merasa 25 Menit itu kebanyakan. Maka kita bisa merubahnya sesuai dengan kemampuan kita.

General Setting

Nah, kalau kita juga merasa lupa untuk menggunakan Session, maka kita bisa menggunakan fitur Session untuk menambahkan Session secara manual. Caranya ada di Analytic Session tersebut.

Add Event di Session Log

Bug Apps

Website Block

Sangat disayangkan sekali, website block pada Session tidak bisa digunakan. Walaupun saya sudah membuat list situs yang akan diblokir, namun nyatanya saya masih mampu untuk bisa mengakses situs-situs tersebut. Bisa dibilang, fitur blok tidak berfungsi sama sekali.

Session Menjadi Lelet

Hm.. ini terjadi saat saya sedang menggunakan Session, Jadi adakalanya saat berpindah halaman dari Session ke VS Code atau Chrome / layar lain. Session Apps tiba-tiba menjadi lelet. Apps perlu beberapa detik untuk bisa merespon saat saya klik untuk Pause, Finish Task dst. Mungkin lebih jelas bisa lihat Video berikut ini

Nah terlihat pada video tersebut kalau Session menjadi kurang responsive/lelet saat saya klik setelah berpindah halaman.

Pengaturan Waktu Tidak Berfungsi

This image has an empty alt attribute; its file name is Screen-Shot-2020-06-07-at-15.00.09-1024x640.png
Merubah ke 100 tidak merubah waktu

Saya berusaha mencoba untuk merubah waktu dari 25 ke 100. Namun,hal itu tidak mempengaruhi waktu yang sedang berjalan ataupun tampilannya.

Improving Lain

Selain bug tersebut, mungkin ada beberapa hal pada aplikasi yang bisa ditingkatkan misalnya saja :

Reminder

Reminder / Notifikasi saat lupa untuk mengaktifkan session. Mungkin bisa ditambah pada aplikasi saat kita mau aktifkan fitur ini atau tidak. Mengingat saya sendiri kadang lupa untuk tidak mengaktifkan Session karena terlalu fokus dengan pekerjaan atau browsing di internet. Hasilnya pun saya seharian tidak mengaktifkan Session.

Walaupun begitu, sebenarnya pengguna bisa mengakali session yang missing dengan adanya “Add Event” pada history session secara manual.

Penulisan

Tidak ada keterangan dalam waktu di General Setting

Pada pengaturan General, tidak disebutkan angka tersebut mewakili menit / detik atau jam ? Walaupun saat menggunakan pertama kali, kita sudah langsung tahu kalau itu melambangkan menits. Namun, seperti yang terlihat sebelumnya kalau General setting tidak berfungsi sebagai mana mestinya.


Kesimpulan

Aplikasi ini sangat membantu kita dalam mendisiplinkan diri. Mulai dari kebiasaan untuk mengatur produktifitas dan pengingat untuk selalu menggunakannya harus secara manual. Berbeda dengan Wakatime, atau aplikasi yang pernah saya review yaitu Rescuetime dimana kita bisa track apps / situs yang telah kita buka .

Aplikasi ini telah menggantikan penggunakan extension chrome dalam tracking kegiatan saya dalam bekerja atau belajar. Ya walaupun pada kenyataannya, saya sendiri masih susah untuk konsisten , terutama dalam hal tracking diri sendiri.

Apalagi kalau website block sudah bisa digunakan. Akan benar-benar membuat kita menjadi fokus dan memahami seberapa kuat fokus kita dalam 25 Menit tersebut.

Namun bila sudah terbiasa untuk menggunakan teknik pomodoro, aplikasi ini membantu kita dalam melihat kebelakang, sudah menghabiskan waktu untuk apa saja dan berapa session dalam sehari yang telah kita lakukan. Apakah lantas saya akan terus menggunakan Session ini? Jawabannya cukup susah. apalagi dengan bug Session yang lelet tersebut. Kalau big masih ada maka saya akan kesusahan sekali untuk menggunakannya karena bug tersebut selalu ada setiap digunakan dan apabila update selanjutnya sudah normal dan bisa digunakan sebagai mana mestinya, tentu saja saya menggunakannya kembali.


Terima sudah membaca dan kepada mas Philip yang sudah mengizinkan saya review dan menjadi beta tester. Semoga review ini juga membantu teman-teman lain juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *